MATARAM — Dalam upaya memperkuat mutu kelembagaan, pengembangan akademik, dan perluasan jejaring kolaborasi, Fakultas Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (FH UNU NTB) melaksanakan kunjungan studi banding sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Fakultas Hukum Universitas Islam Al-Azhar Mataram (FH UNIZAR), Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor UNIZAR Mataram tersebut menjadi forum strategis untuk benchmarking pengelolaan program studi serta akselerasi implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan hukum.
Rombongan FH UNU NTB dipimpin langsung oleh Dekan FH UNU NTB, Dr. Habibul Umam Taqiuddin, S.H., M.H., didampingi Ketua Program Studi S1 Hukum Bisnis Jamaludin, S.H., M.H., Sekretaris Program Studi Tata Eliestiana Dyah A., A.SI., M.H., Ketua Gugus Penjaminan Mutu Anggi Purnama Tradesa, S.H., M.H., serta tenaga kependidikan M. Yusron Azzahidi, S.H.
Kehadiran delegasi FH UNU NTB disambut jajaran pimpinan FH UNIZAR, di antaranya Ketua Senat Akademik Haerani, S.H., M.H., Wakil Dekan I Dr. Gusti Ayu Ratih Damayanti, S.H., M.H., Ketua Program Studi S1 Ilmu Hukum Dr. Muhammad Ikhsan Kamil, S.H., M.Kn., Ketua Unit Penjaminan Mutu, serta sejumlah dosen FH UNIZAR.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat dua agenda utama yang menjadi fokus pembahasan.
Penguatan Profil Lulusan Berbasis KKNI dan SN-Dikti
Agenda pertama membahas pengembangan profil lulusan Program Studi Hukum Bisnis yang disesuaikan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 6 dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti).
Diskusi menitikberatkan pada perancangan empat profil lulusan strategis yang mengintegrasikan kompetensi hukum dengan nilai-nilai Islam serta potensi sektor kepariwisataan daerah.
Profil lulusan tersebut meliputi konsultan hukum yang mampu menjadi advokat, pengacara, maupun penasihat hukum yang kritis dan berkeadilan; legal drafter yang kompeten dalam penyusunan regulasi dan kontrak bisnis maupun kepariwisataan; mediator yang mampu menyelesaikan sengketa nonlitigasi dan konflik kepariwisataan secara netral; serta penegak hukum seperti hakim, jaksa, polisi, dan penyidik pegawai negeri sipil yang profesional, mandiri, dan bertanggung jawab.
Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal
Agenda kedua membahas implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui penguatan siklus PPEPP, yakni Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan.
Dalam sesi diskusi, kedua institusi saling berbagi praktik baik terkait penyusunan standar mutu, standar operasional prosedur, indikator kinerja utama, hingga mekanisme evaluasi melalui monitoring, Audit Mutu Internal, dan tracer study.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti pentingnya pengendalian mutu secara responsif terhadap risiko serta peningkatan standar secara berkelanjutan guna mendukung continuous quality improvement di lingkungan perguruan tinggi.
Dekan FH UNU NTB, Dr. Habibul Umam Taqiuddin, S.H., M.H., berharap kerja sama strategis tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi dapat diwujudkan dalam program kolaboratif yang konkret dan berkelanjutan.
“Melalui benchmarking dan kerja sama ini, kami berharap dapat memperkuat mutu akademik, tata kelola kelembagaan, serta mendukung pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi antar tim penjaminan mutu, penyerahan plakat, serta sesi foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi antarlembaga pendidikan tinggi di NTB.
Humas dan Informasi Publik Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
Jl. Pendidikan No. 6, Mataram, NTB
Telp/WA: +62 878 51028181
Email : humas@ununtb.ac.id